Gitar Pertama Gue

Rabu, 25 Februari 2015 komentar
Hallo sob, kenalin nama gue Daniel Hasibuan biasa di panggil Danil. Gue masih duduk di banggku kelas 3 SMP. Berhubung gue di kasih tugas tapi gue bingung mau buat apa, jadi gue bakal nyeritain perjuangan gue buat dapet gitar pertama gue.
Waktu itu gue masih kelas 4 SD, awalnya sih gue gak begitu suka gitar tapi begitu gue liat teman gue main gitar… wah gila keren abiez, gue jadi mulai tertarik buat belajar gitar. Terus gue minta di beliin gitar ma bokap tapi sama bokap gak di kasih, lantaran katanya buang-buang duit. Terus gue berusaha buat cari duit sendiri buat beli gitar. Dengan bermodalkan gitar kecil dan suara yang serak-serak basah, gua pun memutuskan buat ngamen. Gue ngamen cuma berdua ma temen gue namanya Reza. Pertama ngamen gue kesel banget, masa baru nyanyi bentar gua udah di usir.. sial banget.. Tapi hari pertama lumayan juga hasilnya. Hari kedua gue ngerencanain buat pergi ke daerah pantai Suwuk, dan temen gue pun setuju. Gua pergi gak bawa duit sepeser pun, berangkatnya aja jalan paling kalo ada mobil box lewat gue ma temen gue ikut nyantel. Waktu dah nyampe di sana gue kaget, ternyata rame banget. Tapi itu semua menjadi keuntungan buat gue. Alhasil hari kedua gue dapet duit lebih banyak, gue inget waktu di Suwuk ada orang pacaran terus mereka request lagu dan abis nyanyi gua di kasih 20 ribu.. gue seneng banget.. Gue ngamen terus ma temen gue dan banyak pengalaman yang gak bisa di lupain mulai dari nggangguin anjing terus di kejar-kejar, di kejar petugas keamanan, terus pernah gue ngamen ampe 2 hari gak pulang terus waktu di tanya bokap gue bilang nginep di rumah temen.
Pernah gue di ajak temen gue jadi tukang parkir buat tambah duit tapi gue gak mau. Lantaran itu kurang menantang buat gue jadi gue males. Dan akhirnya setelah sekitar sebulan lebih gue berusaha, duitnya pun udah cukup buat beli gitar malah lebih. Gue pun langsung pergi buat beli gitar. Waktu dah sampe di toko gue bingung mau milih yang mana, terus gue pilih gitar acoustic warna coklat. Gue seneng banget, apa yang jadi impian gue dah jadi kenyataan. Dengan gitar baru ini gue jadi makin giat latian, ampe senarnya sering putus. Walawpun gue gak jago-jago amat mainnya. Gue sering pergi ke luar daerah Gombong ma temen-temen gue mbawa gitar gue cuma buat cari pengalaman. Banyak petualangan yang udah gue lewatin bareng gitar ini, makanya gue jaga terus gitar ini.
Waktu gue udah naik kelas 6, sahabat gue pindah mau ke luar kota (gue udah lupa tanggal berapa tapi kalo gak salah pertengahan bulan Oktober). Gue sempet sedih tapi gue sadar gak selamanya sahabat harus bersama. Dengan berat hati gue ngerelain temen gue pergi dan sebagai kenangan dari gue, gue kasih gitar pertama gue buat dia biar dia bisa inget gue terus. Terus gue jadi males latian lantaran gak ada gitar. Tapi sekarang gue mau ngulang lagi semua dari awal, karna tidak ada yang lebih menyenangkan selain kembali ke awal J

Sekian cerita dari gue, maaf kalo ada kata atau kalimat yang susah dimengerti. Tunggu kisah lainnya dari gue. Gue ngucapin banyak terima kasih buat loe semua yang udah nyempetin buat ngunjungin blok gue J thanks J

Biografi Eddie Van Halen - Gitaris Terbaik Dunia

Kamis, 12 Februari 2015 komentar
Edward Lodewijk van Halen atau biasa di kenal sebagai Eddie Van Halen lahir di Nijmegen, Belanda, 26 Januari 1955, Ia dan saudaranya, Alex Van Halen, lahir dari pasangan Jan Van Halen (1920-1986), seorang pemain saksofon Belanda yang memiliki keturunan Swedia, dan Eugenia van Beers (1914-2005), seorang Eropa-Indonesia (Indo). Keluarga ini beremigrasi pada tahun 1962 ke Pasadena, California. Di sini sang ayah segera mengajarkan anaknya bermain piano.

Tak lama kemudian mereka beralih ke drum (Eddie) dan gitar (Alex), yang diberikan oleh sang ayah. Alex, yang lebih suka bermain drum milik Eddie, malah kemudian lebih mahir bermain drum sehingga Eddie beralih mendalami gitar. Eddie Van Halen merupakan salah satu gitaris grup musik Van Halen asal Amerika Serikat. Eddie Van Halen dikenal sebagai salah satu pemain gitar listrik yang memiliki banyak inovasi permainan sehingga namanya dikenal luas. Grup musik Van Halen sendiri populer di seluruh dunia pada tahun 1980-an

Selanjutnya, keduanya mulai sering mengisi kegiatan musik di sekolah dan berbagai tempat dengan mengajak beberapa pemusik lain. Pada masa inilah mereka memutuskan membentuk grup Mammoth. Setelah beberapa kali bekerja sama dengan David Lee Roth mereka memutuskan untuk menariknya menjadi vokalis, setelah sebelumnya Eddie mengisi posisi ini. Setelah merekrut Michael Anthony untuk posisi pemain gitar bas, maka lengkaplah formasi grup ini dan mereka mengganti namanya menjadi Van Halen pada tahun 1974.

Sebelum era permainan gitar shredd dipopulerkan oleh Yngwie Malmsteen pada tahun 1984, 6 tahun sebelumnya Eddie Van Halen telah lebih dulu sukses menggemparkan dunia musik. teknik dua tangan atau yang biasa disebut Tapping Tapping telah berhasil secara mutlak meracuni lebih dari separuh gitaris rock di Amerika Serikat. Tapping tidak hanya teknis saja, ia juga mempopulerkan gaya gitar hard rock yang sangat berbeda dari sebagian besar gitar rock yang cukup kental permainan bluesnya. Solo gitarnya di tembang pemunculan debut album dalam grup Van Halen mengejutkan adalah menjadi pokok diskusi gitar-gitar di waktu itu.



Van Halen album yang dirilis pada 1978 berhasil menembus charts Billboard di posisi 15 dan berhasil terjual sebanyak 2 juta copy salah satu penyebabnya adalah solo gitar Eddie Van Halen di lagu instrumental. Nama Eddie Van Halen langsungmeroket karena ia mempopulerkan teknik Tapping. Meski kontribusi dari David Lee Roth sebagai vocalis yang atraktif dan fenomenal juga tidak dapat dipandang sebelah mata, tetapi nama Eddie Van Halen bisa dibilang lebih menjual. Nama lebih berbicara, dan sering kali diberikan sebagai Guitarist of the Year oleh majalah-majalah musik.
Di samping teknis Tapping menjadi trademarknya, Eddie Van Halen juga dikenal dengan senyumnya selalu muncul dalam segala kondisi. Tidak heran gitaris-gitaris muda di Amerika Serikat jadi menghormatinya. Eddie Van Halen dan membuat gitar dari Fender Stratocasternya berbeda. Tubuh merah dengan garis-garis putih menjadi salah satu nilai jual.

Berikutnya di album David Lee Roth menjadi vocalis yang dirilis adalah Van Halen II (1979) dan Fair Warning (1981), Diver Down (1982), dan sebuah album yang merupakan karya dari album Van Halen yaitu 1984 yang dirilis pada tahun 1984. Album pada tahun 1984, Eddie Van Halen menampilkan permainan keyboard yang menawan. Bahkan, lebih banyak orang mengenal Common suara dan lagu dalam permainan keyboardnya Langsung ketimbang teknik gitarnya. Langsung berhasil menjadi juara di trek 1 Billboard chart.


Pada tahun 1983, sebelum album dirilis pada 1984, Eddie Van Halen telah bekerja sama dengan King of Pop, Michael Jackson. Eddie Van Halen ikut serta dalam proyek album Thriller yang nantinya terjual lebih dari 20 juta kopi. Dia Polish lagu berjudul Beat It menjadi sedikit berwarna rock dan dance. Jangan lupa juga Eddie Van Halen menampilkan solo gitar dan teknik tappingnya di sebuah lagu. Munculnya Eddie Van Halen di lagu tersebut mendapat respon yang besar dengan perolehan menduduki puncak charts Billboard selama berminggu-minggu.

Van Halen 1986 perubahan formasi dengan mundurnya, David Lee Roth dan digantikan oleh Sammy Haggar. Meskipun begitu, Eddie Van Halen tetap mampu menampilkan permainan terbaik-bermain gitar. Album berikutnya seperti 5150 (1986), OU812 (1988), Untuk Unlwaful jasmani Knowledge (1991), dan Balance (1995) masih cukup mampu memperpanjang nafas dalam dunia Van Halen rekaman. Tidak lama setelah Van Halen kembali ke pintu masuk vocalis Gary Cherone (ex Extreme). Van Halen selama Gary Cherone dianggap oleh banyak sebagai era terburuk tanda kurang berhasil album Van Halen III (1998). 2001 Eddie Van Halen terkena kanker mulut, ia terpaksa absen selama sekitar 2 tahun untuk proses penyembuhan.

Referensi :

- http://id.wikipedia.org/wiki/Eddie_Van_Halen
- http://dp-nawir.blogspot.com/2009/07/biografi-eddie-van-halen.html

Biografi Jimi Hendrix - Sang Dewa Gitar Dunia

Rabu, 11 Februari 2015 komentar
 Johnny Allen Hendricks atau Jimi Hendrix lahir di King Country Hospital, Seattle, Washington pada 27 November 1942, Ia putra sulung pasangan Alex Hendricks yang Afro-Amerika Meksiko dan Lucille, seorang Indian Cherokee. Nama itu merupakan pemberian ibunya, yang kemudian diubah oleh sang ayah menjadi James Marshall Hendricks pada saat Hendrix kecil berusia 4 tahun. Kedua orangtuanya kemudian berpisah saat Jimi berumur tiga tahun. Ayahnya Alex yang bekerja sebagai tukang sapu, menghidupi keluarganya dengan susah payah.

Jimi kecil pun sering membantu ayahnya menyapu, dan dengan sapu itulah ia pertama kali bergaya bak seorang gitaris. Ia sering menirukan gaya duckwalk khas Chuck Berry. Sang ayah ternyata sering memperhatikan sikap puteranya. Pada 1952, saat Jimi berusia 10 tahun, sang ibu wafat. Hal ini membuat Jimi sangat terpukul dan menjadi anak yang pemurung. Alex sebagai seorang penganut agama yang taat, mengajarinya untuk tabah. Ia sering mengajak Jimi ke gereja dan ikut dalam paduan suara. Tetapi itu rupanya belum cukup untuk menghibur Jimi.

Karena kasihan melihat Jimi yang tak kunjung berhenti bersedih, ayahnya membelikan Jimi sebuah gitar akustik sebagai hadiah ulang tahun ke-12. Gitar itu dibeli dari seorang kawan ayahnya itu seharga 5 dollar. Gitar itu kemudian dibalik susunan senarnya oleh Jimi yang kidal, sehingga ia dapat memainkan gitarnya dengan tangan kiri memetik senar, sedangkan yang kanan menari di atas fretboard. Dengan bermain gitar, Jimi mulai dapat melupakan kepedihan ditinggal ibunya. Apalagi tiga bulan kemudian, Jimi dibelikan lagi sebuah gitar listrik Supro Ozark 160S oleh Alex. Eksplorasi musiknya pun menjadi lebih luas dengan gitar tersebut dan Jimi membentuk bandnya yang pertama Velvetone.

Sepanjang masa remaja itulah Jimi terus berlatih memainkan gitar. Ia sempat dikeluarkan dari sekolahnya Garfield High School gara-gara kebandelannya mengganggu para ceweq. Setelah putus sekolah, ia malah bisa lebih konsen membantu sang ayah. Dan tentunya ia juga lebih banyak mempunyai waktu untuk mengulik gitar. Jimi punya kegemaran mendengarkan album milik musisi blues beken seperti B.B. King, Elmore James dan Muddy Waters, ataupun para rock n' roller seperti Chuck Berry dan Eddie Cochran. Lagu 'Rock And Roll Music' dari Chuck Berry termasuk lagu yang paling sering dibawakan Hendrix. Bahkan kemudian B.B. King memberi penghormatan kepadanya dengan mengabadikan nama ibu Hendrix, Lucille pada gitar Gibsonnya.

Jimi mulai berkarir di musik tahun 1960, saat ia menjadi anggota sebuah band bernama Rocking Kings dan mulai sering manggung di tempat konser seputar Seattle. Walaupun sudah mulai menarik perhatian para pencinta musik, ia tampaknya belum bisa menunjukkan totalitasnya karena setahun kemudian ia malah kena wajib militer dan bergabung dengan angkatan darat di Fort Ord, California. Kemudian ia ditempatkan di 101st Airborne Paratroopers di Fort Campbell, Kentucky sebagai pasukan penerjun. Saat inilah ia bertemu dengan Billy Cox, seorang pemain bass berkulit hitam yang cukup disegani di kalangan musisi blues pada saat itu. Mereka sempat bermain di dalam band angkatan.


Dikarenakan cedera pergelangan kaki saat penerjunan yang ke- 26 kalinya, Hendrix kemudian diminta meninggalkan angkatan. Hikmah dari kejadian ini ---seperti kemudian dikemukakan Hendrix --- adalah ia jadi tidak perlu ikut dalam perang Vietnam yang meletus beberapa tahun kemudian. Saat itulah ia kembali bergabung dengan bekas teman-teman bandnya dan membentuk Bob Fisher & The Barnevilles. Mereka kemudian menjadi band pembuka untuk beberapa musisi untuk tour Amerika sebelum Hendrix kemudian pindah ke Vancouver, Kanada.

Tahun 1963, Hendrix pindah lagi ke Tennessee, dan di kampungnya Elvis Presley ini, ia bermain dengan sederet nama top waktu itu seperti Little Richard, Hank Ballard dan The Supremes. Ia juga ikutan di dua single-nya Lonnie Youngblood. Sayang, ia tidak sempat membuat kerja sama dengan Elvis. Tetapi ia sering menampilkan hit dari sang raja itu, yaitu 'Hound Dog' dan bahkan sempat pula merekamnya. Tentunya dengan versinya sendiri yang penuh teriakan dan geraman terutama di bagian chorus-nya.

Merasa kurang bisa mengembangkan karirnya, Hendrix pindah lagi dan kali ini ke New York. Di kota Big Apple itu, ia bermain bersama dengan Isley Brothers, sepanjang tahun 1964, termasuk untuk rekamannya di studio. Ia juga berkolaborasi dengan penyanyi soul Curtis Knight. Knight kemudian menulis lagu 'Ballad Of Jimi' yang ditulisnya pada 1965, setelah Jimi berkata padanya bahwa ia (Jimi) akan mati lima tahun lagi. Tahun itu juga Hendrix menjadi anggota band pendamping Little Richard dan sering berkeliling di panggung- panggung seputar New York, salah satunya adalah Paramount Theater.

Sebagai musisi pendukung, tentu saja Hendrix kurang dapat mengekspos kemampuannya bermain gitar secara maksimal. Bahkan Little Richard pernah menyuruhnya melepas pakaiannya yang dinilai terlalu mencolok. Dan menggantinya dengan pakaian yang sudah dipersiapkan bagi musisi pengiring. Menjadi orang kedua tentunya bukanlah harapan Hendrix. Tidak bisa menonjolkan diri dan dengan bayaran kecil membuatnya tertekan. Suatu ketika ia berjalan-jalan bersama pacarnya Jeannette Jacobs, ia menunjuk pada baju-baju bagus di etalase sebuah toko. Ia bilang pada Jeannette, ”Jika saya terkenal nanti, saya akan belikan kamu baju seperti itu.” Jeannette tersenyum, tidak yakin hal itu akan jadi kenyataan. Karena saat itu Jimi sendiri hanya memiliki dua potong kemeja, dua celana dan sepasang sepatu butut.

Pada tahun berikutnya 1966, Hendrix mulai menemukan jati dirinya yang sesungguhnya. Ia membangun bandnya sendiri, Jimmy James & The Blue Flames. Saat main di Café Wha! di Greenwich Village, New York pada bulan Juni, penampilannya dikagumi oleh Linda Keith. Linda yang pacar gitaris Rolling Stones, Keith Richards itu, tak lama kemudian mempertemukannya dengan bassis grup Inggris The Animals, Chas Chandler. Chandler pula yang mengusulkan mengganti nama Hendricks menjadi Hendrix. Ia kemudian mengajak Hendrix mengembangkan karir di London.

Ke Inggris? Tempat para jawara gitar itu? Hendrix sempat ragu. Selain Keith Richards, di Inggris bercokol para gitaris hebat seperti George Harrison (The Beatles), Pete Townsend (The Who) dan tiga gitaris jebolan Yardbirds: Jimmy Page (Led Zeppelin), Jeff Beck dan Eric Clapton (Cream). Hendrix minder untuk bertemu dengan Richards dan yang lainnya. Tetapi bilang pada Chandler ia ingin juga bertemu dengan Clapton. “Tidak ada masalah dengan Richards,” kata Chandler. “Pacarnya sendiri yang merekomendasi kamu,” tambahnya. “Dan jika Clapton mendengarkan permainan kamu, maka dialah yang ingin bertemu kamu.” Chandler meyakinkan Hendrix. Dan walaupun membutuhkan waktu lima minggu untuk berpikir, ia pun akhirnya setuju. Maka, setelah mengurus berbagai macam keperluan, berangkatlah keduanya ke London.


Setiba di London pada 24 September 1966, Hendrix yang sebenarnya masih ragu, diajak Chandler ke kafenya Zoot Money. Di kafe yang merupakan tempat nongkrong para musisi itu, Hendrix sempat ber-jam session dengan pemusik setempat. Akhirnya --- setelah bermain sekitar dua jam --- Hendrix menemukan kepercayaan dirinya dan merasa akan cocok berkarir di Inggris. Chandler kemudian mengajak Hendrix berkeliling dari tempat satu ke tempat lainnya. Ia yang cukup ngetop bersama The Animals, banyak kenal dengan para musisi dan pemilik klab. Hal ini banyak membantu Jimi mendapatkan kesempatan untuk manggung. Di klab Blaises tempat Hendrix bermain, ia dilihat oleh Johnny Hallyday yang saat itu merupakan
penyanyi top di Perancis. Ia kemudian bernegosiasi dengan Chandler membicarakan kemungkinan kerja sama. Akhirnya diperoleh kesepakatan yaitu, Hendrix akan membuka konser Johnny. Tetapi Hendrix merasa harus memiliki band sendiri.

Di London, Chandler lalu mencarikan Hendrix dua 'pengawal' tangguh untuk posisi drums dan bass. Ia mendengar bahwa penggebuk drum Mitch Mitchell (lahir John Mitchell, 9 Juni 1947) keluar dari Georgie Fame's Blue Flames. Maka direkrutlah Mitchell mengisi posisi tersebut. Tinggal posisi pembetot bass yang masih lowong. Saat itulah, Noel Redding (lahir David Redding, 25 Desember 1945) yang mengikuti audisi untuk jadi gitaris The Animals, ditawari jadi pemain bass bersama Hendrix. Karena posisi gitaris dalam The Animals sudah terisi, dan menyadari persaingan sebagai pemain gitar terlalu ketat, ia setuju untuk jadi pemain bass dan menerima tawaran tersebut.

Mitchell merupakan seorang aktor cilik untuk iklan TV, sebelum memutuskan menjadi musisi pada saat remaja. Ia sangat menyukai permainan drum dari Buddy Rich dan Gene Kruppa. Sedangkan Redding yang jebolan sekolah seni, pernah bermain dengan Modern Jazz Group dan Loving Kind. Pada September inilah Hendrix sebenarnya baru ikutan mengubah namanya dari Jimmy menjadi lebih sederhana, Jimi.

Mereka bertiga membuat band Jimi Hendrix Experience yang kemudian melegenda. Itu terjadi pada Oktober 1966. Saat di mana karir Hendrix yang sesungguhnya baru dimulai. Penampilan pertama mereka adalah ketika menjadi band pembuka dari penyanyi Perancis Johnny Hallyday yang manggung di Paris Olympia pada tanggal 18 bulan yang sama. Tetapi demi penampilannya di Paris, Hendrix membutuhkan peralatan yang lebih hebat. Ia memerlukan ampli yang lebih besar dengan daya lebih kuat. Maka, Chandler pun menjual dua buah bass-nya --- Fender Precision dan Gibson EB ---untuk membeli Marshall Supro yang kemudian menjadi trademark-nya Hendrix.

Sebulan kemudian mereka --- untuk pertama kali sejak bertrio --- masuk studio. Mereka merekam lagu 'Stone Free' ciptaan Hendrix dan 'Hey Joe' karya Billy Roberts dan pernah dinyanyikan oleh Tim Rose. Kedua lagu tersebut digarap di De Lane Lea Studio, London. Sayang ketika itu mereka masih sepi tawaran manggung. Sedangkan mereka harus membiayai hidup dan sewa studio. Sekali lagi Chandler harus merelakan koleksi bass-nya. Kali ini sebuah Fender Jazz Bass dan sebuah Fender Precision dilego. Ia pun bertekad, pengorbanan ini harus menghasilkan sesuatu yang hebat di kemudian hari.

Harapan itu sedikit demi sedikit mulai terwujud. Pada November mereka bermain selama empat hari di Big Apple Club, Munich, Jerman. Mendapat bayaran 300 pounds, mereka mulai bisa membiayai hidup. Dan Chandler terus berusaha agar Jimi Hendrix Experience bisa lebih diliput oleh pers. Hendrix cs. mendapat kesempatan jumpa pers pertama pada tanggal 25 bulan itu juga. Bertempat di klab Bag O' Nails, London, mereka menampilkan repertoar yang biasa mereka bawakan. Termasuk tentu saja 'Hey Joe' dan 'Stonefree'. Kalangan pers menanggapi positif penampilan mereka.


Memasuki Desember, Hendrix menandatangani kontrak empat tahun dengan Yameta Company, suatu perusahaan manajemen artis. Akhirnya single pertama 'Hey Joe' dirilis oleh Polydor setelah sebelumnya ditolak oleh Decca. Mereka bertiga lalu tampil di acara TV untuk pertama kalinya di penghujung tahun 1966 itu. Sayang pada malam Tahun Baru 1967, mereka tidak mendapat tawaran panggung. Untungnya, Redding mempunyai gagasan bagus. Ia mengajak Hendrix dan Mitchell bermain di kampung halamannya, Folkestone, sebuah kota kecil dekat London. Dan ia yang memiliki banyak kerabat di kota itu tanpa banyak kesulitan mendapatkan job.

Mereka berangkat naik kereta di dalam cuaca dingin. Tetapi hal itu tidak membekukan semangat mereka tampil di kafe Tofts. Apalagi orangtua Noel juga menyediakan tempat menginap bagi mereka plus sang manajer. Penampilan mereka di kafe Tofts itu paling tidak cukup untuk menghibur diri mereka sendiri. Memasuki Januari 1967 keadaan sudah mulai membaik. Walaupun sempat 'terpaksa' bermain di klab-klab kecil seperti Ram Jam dan Ricky Tick, mereka ma-sih sering mendapat kesempatan tampil di Scotch of St.Thomas dan 7 ½ Club. Bahkan kadang di klab yang terletak di White Horse Street, Mayfair, London itu, penampilannya ditonton oleh musisi terkenal seperti Paul McCartney, Pete Townsend dan Mick Jagger.

Bintang-bintang top itu ternyata menyukainya. Mereka sering bilang pada pers, bahwa mereka kagum pada penampilan Hendrix. Dan hal itu tentunya merupakan keuntungan publikasi yang besar bagi Hendrix dan dua sohibnya. Karena kala itu, penyataan dari para personel The Beatles, The Who dan Rolling Stones merupakan 'santapan wajib' yang harus diyakini oleh para pencinta musik di seluruh dunia. Akhir bulan itu, Jimi Hendrix Experience tampil di Saville Theater, London sebagai grup pembuka The Who. Kesempatan ini diperoleh juga atas permintaan Townsend. Tentu saja hal ini tidak disia-siakan. Dan Hendrix pun membuktikan bahwa mereka memang patut untuk diperhitungkan.

Pete Townsend yang kala itu merupakan gitaris dengan aksi panggung yang hebat, malam itu mendapat 'saingan berat'. Tahu bahwa Townsend akan melakukan atraksi khasnya seperti memutar gitar di udara, Hendrix melakukan atraksi yang lebih hebat. Tetap dengan cirinya seperti memetik senar pakai gigi, menggesekkan senar ke punggung atau menendang-nendang gitar. Tapi kali ini dengan gaya lebih agresif. Pada bulan Februari, single 'Hey Joe' mendaki di nomor enam pada chart Inggris. Hendrix pun semakin terkenal dengan gayanya yang liar.

Pers juga sering mengekspos hal tersebut. Sementara itu mereka bertiga masuk studio lagi untuk menyelesaikan penggarapan album penuh. Album itu dikerjakan di Olympic Studios, Barnes, London. Sepanjang bulan Maret tahun itu, mereka mengadakan pertunjukan keliling Eropa. Dimula di Twenty Club di Mouscron, Belgia dan 20 Club, Lille, Perancis lalu dilanjutkan ke klab legendaris yang juga melahirkan Beatles, Star Club di Hamburg, Jerman.

Balik ke Inggris, Jimi Hendrix Experience tampil pada acara “Top Of The Pops”di BBC1-TV. Saat tour kelling Inggris itu, mereka sempat sepanggung dengan Cat Steven, Walker Brothers dan Engelbert Humperdinck. Gaya agresif Jimi sempat membuatnya celaka. Waktu ia membakar gitarnya, tangannya ikutan terbakar. Ia pun dilarikan ke rumah sakit.

Kejadian lain yang tidak mengenakkan adalah ketika mereka habis bermain di New Century Hall, Manchester. Mereka menjadi korban salah sasaran dari oknum polisi setempat yang sedang razia anak di bawah umur. Ketika mau masuk ke dalam sebuah klab, mereka ditolak. Noel dan Mitch sempat ditarik polisi, mereka melawan dan mendapat beberapa pukulan. Jimi terhindar dari perlakuan tersebut karena memperlihatkan paspor Amerika. Untunglah keadaan bisa diatasi karena turun tangan sang manajer.

Tidak berapa lama Hendrix sembuh dari luka bakarnya pada bulan Mei, single 'Purple Haze' dilepas ke pasar. Sempat menduduki tangga ketiga pada chart, single tersebut segera disusul oleh album pertamanya, Are You Experienced? Album ini segera menyita perhatian pencinta musik dunia dan nangkring di posisi kedua pada chart selama 33 minggu. Jimi Hendrix Experience mengadakan tour Eropa dimulai di Neue Welt, Berlin, Jerman. Walaupun sempat kaget terhadap respon penonton Jerman yang kalem, mereka terkesan dengan pengetahuan publik Jerman tentang mereka. Dan tour pun berlanjut ke Denmark, Belanda, Perancis dan negara-negara Skandinavia.

Setelah masa awal dengan irama blues yang kental --seperti Satisfaction karya Stones yang pada prinsipnya adalah blues, kata Keith Richard-- berkembanglah musik rock yang memadukan musik dan seni pertunjukan. Aliran diawali dengan seniman pop dunia, Andy Warhol, yang berkolaborasi dengan The Velvet Underground. Dan yang sering disebut puncak dalam masa ini --yang juga dikenal sebagai art rock-- adalah The Wall karya Pink Floyd, berupa pertunjukan teater rock. Jimi Hendrix kemudian meninggal di London, Inggris, 18 September 1970 pada umur 27 tahun.

sumber :http://kolom-biografi.blogspot.com/2011/09/biografi-jimi-hendrix-sang-dewa-gitar.html 

Biografi Les Paul - Penemu Gitar Listrik

Senin, 02 Februari 2015 komentar
Lester William Polsfuss atau Les Paul Gibson lahir di Waukesha, Wisconsin pada tanggal 9 Juni 1915 dan wafat pada tanggal 12 Agustus 2009. Les Paul sendiri pertama sekali mengenal alat musik, yaitu pada umur 8 tahun. Dia mulai mengenal musik saat mencoba memainkan harmonika. Setelah itu dia telah mencoba memainkan gitar. Pada beberapa waktu dia kemudian dapat memainkan harmonika berbarengan sekaligus dengan gitar.

Nama Les Paul, barangkali tak banyak orang yang tahu. Tapi bagi para gitaris sejati, nama Les Paul tak asing lagi dan menjadi jaminan mutu untuk instrumen gitar. Nama Les Paul kini hanya bisa dikenang. Les Paul adalah seorang pemain musik bergenre Jazz yang berasal dari Amerika Serikat. Paul juga dikenal sebagai seorang gitaris, sekaligus penulis lagu. Selain itu dia juga dikenal sebagai pioner dalam mengembangkan solid-body gitar yang dapat membuat suara rock and roll yang sesuai.

Pada usia 13 tahun, Paul sudah mencoba peruntungan sebagai pemusik semi-profesional. Dia mencoba menyanyi, bermain gitar dan juga bermain harmonika. Saat bermain di area Waukesha drive-in dan roadhouses, Paul mulai bernyanyi untuk kali pertama.

Kemudian ketika menginjak usia 17 tahun. Paul bermain dengan Tronson's Texas Cowboys Rube, dan setelah ia berhenti sekolah dari perguruan tinggi, kemudian dia bergabung dengan Wolverton Radio Band di St Louis.
Gitar listrik awalnya didisain oleh pembuat gitar, pencinta elektronika dan pabrikan alat-alat musik.Inovator gitar Les Paul mengadaptasi instrumen hollow bodied dengan memakai tungsten pickup, gitar jenis ini mulai diproduksi oleh Electro String Instrument Corporation di tahun 1932. Kemudian Sebuah gitar padat lainnya didisain oleh seorang musisi dan penemu Les Paul di awal 1940, dia bekerja paruh waktu di Epiphone Guitar. Gitar Log Guitarnya telah dipatenkan dan sering dianggap sebagai yang pertama di jenisnya.

Selama masa karirnya bermain musik, Les Paul sudah mendapatkan banyak penghargaan. Diantara penghargaan yang pernah dia dapatkan antara lain, Grammy Trustees Awards sebagai sebuah prestasi seumur hidup baginya. Sementara rekaman Paul berjudul How High the Moon telah mendapatkan Grammy Hall of Fame pada tahun 1951. Selain itu puluhan bahkan ratusan penghargaan atas karya musiknya pernah didapati oleh Les Paul.
Sang perintis gitar listrik pertama Les Paul meninggal di usia ke-94 pada tanggal pada 12 Agustus 2009. Paul tutup usia setelah menderita komplikasi radang paru-paru. Les Paul adalah sosok pencetus yang berhasil mengubah wajah musik modern melalui penemuannya dalam pengembangan alat musik gitar. Paul sangat terpengaruh oleh proses rekaman multitrack, di mana sang musisi dan instrumen direkam terpisah lalu keduanya disatukan sehingga menjadi satu rekaman yang komplit.

Sumber : http://kolom-biografi.blogspot.com/2011/10/biografi-les-paul-penemu-gitar-listrik.html

Bagian-Bagian Gitar dan Fungsinya

komentar
Sebelum sobat mempelajari cara bermain gitar, sobat harus terlebih dahulu mengenal bagian-bagian gitar. Sobat juga harus mengetahui perbedaan pada gitar acoustic dan gitar elektrik. Banyak bagian yang sama antara gitar acoustic dengan gitar elektrik, namun ada beberapa bagian yang hanya terdapat pada gitar elektrik atau hanya pada gitar acoustic. Bagian yang berbeda tersebut biasanya adalah bagian-bagian penguatan suara senar gitarnya.

 Bagian yang ada pada gitar akustik dan gitar listrik:


  • Tuning Machines : berfungsi untuk menyetem/tuning senar gitar. Disarankan ke nada standar EADGBE dengan A=400Hz. Dapat dibantu menggunakan tuner.
  • Headstock : bagian yang berfungsi menahan senar dan tuning machines
  • Nut : berfungsi untuk mengatur penempatan senar agar tetap konsisten pada tempatnya
  • Neck : bilah kayu panjang, berfungsi untuk meletakkan fretboard.
  • Fingerboard : papan panjang tempat dipasang fret logam yang membagi wilayah nada
  • Fret : logam melintang terletak di sepanjang Fingerboard untuk membagi wilayah nada
  • Strap pin : bagian untuk memasukan strap gitar.
  • Strings : senar gitar,sumber suara utama gitar. Dapat terbuat dari nylon (hanya untuk gitar akustik dan akustik elektrik). Dapat terbuat dari logam steel dan nikel (untuk semua gitar)
  • Body : badan gitar
  • Pick guard : pelindung body gitar dari penggunaan pick gitar
  • Bridge : penahan senar ke badan gitar
  • End pin : bagian untuk memasukan strap gitar (sama seperti strap pin)

Bagian khusus gitar akustik


  • Body berbentuk kotak kopong berfungsi sebagai kotak resonansi.
  • Sound hole : lubang suara berfungsi sebagai kotak resonansi menguatkan suara getaran senar gitar.

Bagian khusus gitar listrik


  • Pickups : pendeteksi getaran senar dan mengubahnya dari energi mekanis menjadi energi listrik yang selanjutnya diperkuat oleh amplifier menghasilkan suara.
  • Bar (tremolo) : alat modulasi nada, menaikan maupun menurunkan nada. Biasanya dengan cara di"bending"
  • Pickup selector switch : switch pengatur pickups untuk memilih pickup mana yang akan diaktifkan untuk mendapatkan karakter suara yang diinginkan
  • Volume control : pengatur volume suara
  • Tone control : pengatur level bass dan treble suara gitar
  • Output jack : penyambung keluaran gitar ke amplifier atau peralatan elektronik lainnya
Itulah bagian-bagian gitar beserta fungsinya. Mudah-mudahan dapat berguna untuk sobat yang ingin belajar gitar.

Sumber : Anatomi gitar: bagian-bagian gitar dan fungsinya, akustik & elektrik
http://www.kordgitar.net/bagian-bagian-gitar.php 

Sejarah Alat Musik Gitar

komentar: 1
Kata ‘gitar’ atau guitar dalam bahasa Inggris, pada mulanya diambil dari nama alat musik petik kuno di wilayah Persia pada kira-kira tahun 1500 SM yang dikenal sebagai citar atau sehtar. Alat musik ini kemudian berkembang menjadi berbagai macam model gitar kuno yang dikenal dengan istilah umum tanbur. Pada tahun 300 SM Tanbur Persia dikembangkan oleh bangsa Yunani dan enam abad kemudian oleh bangsa Romawi (Bellow, 1970:54-55). Pada tahun 476M alat musik ini dibawa oleh bangsa Romawi ke Spanyol dan bertransformasi menjadi: (1) guitarra Morisca yang berfungsi sebagai pembawa melodi, dan (2) Guitarra Latina untuk memainkan akor. Tiga abad kemudian bangsa Arab membawa semacam gitar gambus dengan sebutan al ud ke Spanyol (Summerfield, 1982:12). Berdasarkan konstruksi Al ud Arab dan kedua model gitar dari Romawi tersebut, bangsa Spanyol kemudian membuat alat musiknya sendiri yang disebut vihuela. Sebagai hasilnya, vihuela menjadi populer di Spanyol sementara alat-alat musik pendahulunya sedikit demi sedikit ditinggalkan. Walaupun demikian Al ud dibawa orang ke negara-negara Eropa Barat dan menyaingi popularitas vihuela di Spanyol. Di Eropa al ud disambut dengan baik dan berkembang menjadi berbagai model lute Eropa hingga kira-kira akhir abad ke-17. Sementara itu vihuela berkembang terus menjadi berbagai macam gitar selama berabad-abad hingga akhirnya menjadi gitar klasik yang digunakan pada saat ini.

Keaslian gitar tidak dapat dilihat dari keantikannya. Beberapa ahli merasa alat ini berasal dari benua Afrika, dimana banyak replika modern dalam bentuk kotak bulat seperti kulit kerang dengan Gut / benang benang sutera, di banyak daerah benua itu. Ahli lain menemukan alat ini dalam bentuk kaca di relief relief batu tua di zaman Asia Tengah dan Asia Kuno. Bahan pemikiran lain juga timbul dengan ditemukannya vas vas Yunani Kuno yang bercorak. Greek Strings mungkin adalah alat pertama yang dikatagorikan sebagai gitar. Gitar modern kemungkinan berakar dari gitar Spanyol, tetapi berbagai jenis gitar seperti instrumen instrumen yang kita bisa saksikan dilukisan lukisan pada zaman Medieval dan Renaiassance yang banyak terdapat diseluruh Eropa.
Sumber : wikipedia bahasa Indonesia

Asal Usul Gitar Elektrik

Sejarah gitar listrik bermula pada tahun 1930, ketika seorang yang bernama George Beauchamp mulai mencari cara untuk menambah volume gitar. Diketahui jika suatu kawat di beri gaya medan magnet maka dapat menciptakan arus listrik. Atas dasar pemikiran ini dia meneliti dan mengadakan suatu percobaan dengan jarum Gramopon (pada dasarnya teknologi ini bisa di dapati pada motor-motor listrik, generator, jarum gramopon, radio dan mic). Ia percaya bahwa jika senar gitar digetarkan dekat medan magnet akan bisa diubah menjadi arus-arus listrik dan kemudian di konversi kembali menjadi gelombang suara melalui speaker.


Berbulan-bulan dan bekerja sama dengan Paul Barth maka terciptalah pickup pertama yg sederhana terdiri dari 6 kutub dan tiap-tiap kutub untuk masing-masing senar. Pickup berisi kumparan yg digulung rapi. Menurut ceritanya, Ia mengambil kumparan itu dari mesin cuci dan melilitnya kembali dengan motor mesin jahit. Penemuannya ini sangat dihargai dan mendapatkan hak paten. 

Dengan penemuannya ini maka langkah selanjutnya ia mencari orang yg mau bekerja sama dan membantu dalam soal dana. Ia menghubungi Adolph Rickenbacher temannya dulu di National String Instrumen Company tempatnya bekerja. Mereka bekerja sama dan membentuk sebuah perusahaan dengan nama Instrumens Rickenbachers. Akhirnya Mereka mulai memproduksi gitar listrikpertama yang disebut "The Frying Pan" (mungkin karena badan gitarnya terbuat dari panci). Ini yg membuat perusahaan mereka tertulis dalam sejarah sebagai pabrik yg pertama membuat dan memproduksi gitar listrik.

Selanjutnya seseorang yg bernama Lioyd Loar memperkanalkan gitar listrik yg modelnya berbentuk gitar spanyol . Ia dianggap yg pertama kali membuat dan memasarkan gitar model ini. Ia telah banyak melakukan percobaan-percobaan ini mulai awal 1920 dan tahun 1933 mendirikan perusahaan dengan nama Vivi-Tone yg merupakan anak perusahaan dari Gibson Company.

Perusahaan ini memproduksi gitar listrik dengan bentuk gitar spanyol tapi dalam 1 tahun perusahaan ini tidak berhasil. Dari kegagalan ini, akhirnya mengilhami Gibson Company untuk mencoba melanjutkan menciptakan gitar listrik. Dari usaha-usaha yg dilakukan maka terciptalah gitar listrik ES-150 yg nantinya menjadi perintis gitar-gitar listrik selanjutnya

Sjarah gitar listrik berlanjut pada tahun 1933 pada saat Alvino Rey yg juga bekerja pada Gibson Company mengembangkan Pickup gitar listrik yg lebih baik selain kualitas suara bentuknya jg diubah.

Di balik kesuksesan ES-150 masih didapati banyak kekurangan, karena badan gitar yang berongga maka getaran dari badan gitar juga ditangkap pickup sehingga ikut terdengar pada amplifier. Selain itu sering terjadi feedback dan suara-suara yang tak diinginkan. Karena itu seorang gitaris jazz terkenal Les Paul memperkenalkan solusi baru untuk membuat badan gitar padat berongga.

Pada akhirnya Ia sukses membuat gitar padat dan menghasilkan suara yg bagus tanpa feedback atau suara - suara yg tidak dikehendaki. Selain itu ia menambahkan pickup pada bagian gitarnya menjadi 2. Pada tahun 1946 ia membawa gitarnya ini ke Gibson tetapi ditolak dengan alasan konsumen kurang tertarik dengan gitar badan padat. Ia merasa kecewa karena usaha yang ia rintis akhirnya gagal.

Tidak lama kemudian seorang yg bernama Leo Fender percaya bahwa gitar yg dibuat oleh Les Paul dengan gitar badan padatnya akan banyak diminati oleh para konsumen. Akhirnya pada tahun 1943 ia membuat gitar badan padat yg terbuat dari kayu pohon Ek dan menyewakannya kepada para musisi agar mendapat banyak dukungan. Akhirnya pada tahun 1949 Leo Fender mendapat kesuksesannya dengan gitar model gitar badan padatnya sehingga mendapat penghargaan.

Melihat kesuksesan Leo Fender dengan gitar badan padatnya maka GIbson Company Akhirnya kembali melihat contoh gitar Les Paul dan mendesainnya ulang. Pada tahun 1952 diputuskan untuk memproduksi gitar badan padat dan menjadi suatu standar industri. Walaupun inspirasinya datang dari Les Paul gitar Gibson yg sekarang kita kenal dinamai menurut nama perusahaanya.

Pada tahun 1961 Ted McCarty memperkenalkan ES-335 suatu gitar semi-hollow yaitu gabungan antara gitar berongga dan gitar badan padat. Dengan cepat gitar ini menjadi populer digunakan para gitaris - gitaris jazz diantaranya adalh BB King da Chuck Berry.

Gibson dan Fender adalh pengusaha pembuat gitar yg telah berjasa mengembangkan instrumen ini khususnya gitar listrik dengan desai - desain yg futuristik. Keduanya sudah menjadi standart gitar bagi para musisi , seperti sekarang kita atau Fender Stratocaster.   Setelah kedua perusahaan tersebut telah berhasil mengembangkan gitar listrik , maka mulailah banyak bermunculan perusahaan-perusahaan lain yg memproduksi gitar listrik sampai sekarang.

Sumber : http://www.kumpulansejarah.com/2013/02/sejarah-gitar-listrikgitar-elektrik.html

Cara Belajar Gitar

Rabu, 28 Januari 2015 komentar
 Gitar adalah salah 1 alat lagu yg amat bnyk disenangi baik untuk kelompok laki-laki ataupun wanita, dari atas anak-anak sampai dewasa. Gitar terdiri jadi 2 type, yaitu gitar akustik serta elektrik. Untuk type gitar akustik mempunyai tubuh yg berlubang di bagian tengah (hollow body), sedang gitar elektrik tak mempunyai lubang di sisi tubuhnya (solid body). Ke-2 type gitar itu mempunyai manfaat yg sama seperti dgn maksud masing2 pemain gitar maupun gitaris. Di biasanya gitar dipakai untuk menemani suatu lagu , gitar dipakai menjadi salah 1 alat lagu yg bisa menolong pada pembuatan suatu lagu terbaru barat. 


Tetapi bukan sekedar musisi saja yg membutuhkan gitar. Sekarang ini dari atas anak-anak telah tertarik untuk pelajari gitar supaya jadi gitaris yg handal waktu dewasa nantinya. Diluar itu dgn bermain lagu mulai sejak awal serta bisa menolong menambah kreatifitas otak anak, maka tak heran bila telah mulai sejak dahulu orangtua mengenalkan beragam type alat musik pada anak mereka, satu diantaranya yaitu gitar. Namun untuk handal bermain gitar sudah pasti tak gampang serta tak instan, karena terdapat banyak cara yg butuh dipelajari mulai sejak awal, satu diantaranya mengerti chord maupun kunci gitar. 


Untuk dapat kuasai tehnik bermain gitar pasti kamu butuh mempunyai gitar pribadi, baik akustik ataupun elektrik. Tetapi sebaiknya untuk kamu yg pemula mempunyai gitar akustik menjadi gitar pertama untuk Belajar Main Gitar. Saat ini untuk Belajar Kunci Gitar kamu tak butuh sedang pergi les maupun private spesial, tetapi bnyk langkah yg dapat dikerjakan dengan cara otodidak dgn melihatnya di buku lagu maupun internet. Hal pertama yg butuh kamu kenali pada Belajar Chord Gitar yaitu mengerti terlebih dulu chord dasar, contohnya A, Am, B, Bm, D, Dm, E, Em, C serta G. Lambang 'm' di kunci dasar bermakna minor, sedang untuk kunci yg tak mempunyai lambang 'm' bermakna kunci mayor.Untuk kamu yg mau tahu cara belajar gitar, kamu butuh bersabar lantaran belajar gitar tidaklah gampang.




Terima kasih sudah meyempatkan waktu anda untuk membaca informasi seputar Cara Belajar Gitar.